SOLO - Pengunjung sedang berjalan mengamati lukisan karya Jati Wahyono di Balai Soejatmoko (27/9/2013) . Pameran yang berlangsung selama lima hari ini bertema “Tubuh Pembebasan”. |
Jatayupos.blogspot.com,
SOLO - Pameran seni rupa yang bertema Tubuh Pembebasan karya Jati
Wahyono digelar di Balai Soejatmoko (27/9/2013). Pameran yang berlangsung dari tanggal 25-29 September 2013 ini merupakan
gambaran dari jejak kreatifnya dari tahun 2005-2013. Dan merupakan langkah penting setelah ia menyelesaikan studi
akademiknya di Jurusan Seni Lukis ISI Surakarta.
Dalam pameran ini , pelukis menyajikan dua hal besar dalam karyanya. Pertama ia memaknai bahwa tubuh sebagai narasi. Dimana pelukis mengungkapkan rasa kekhawatirannya tentang rasa nasionalisme bangsa Indonesia yang kian tergerus dan luntur.
Yang kedua adalah tubuh menjadi inti wacana . Melalui tubuhnya yang sebagai radar, ia memberi semacam sinyal early warning pada kehidupan tentang persoalan penting seperti nasionalisme , bahaya integrasi bangsa dan KKN yang kian mengancam negeri ini .
Jati berharap melalui pameran ini pengunjung dapat
menangkap pesan dari pemikirannya tentang gejala sosial yang terjadi saat ini
di masyarakat dan disampaikan melalui 18 karya lukisannya. (Akbar Prayogo)
Posting Komentar